Home Lifestyle Paradors Hotels & Resorts Paparkan Roadmap Pengembangan Bisnis Hotel Tahun 2019

Paradors Hotels & Resorts Paparkan Roadmap Pengembangan Bisnis Hotel Tahun 2019

written by Admin March 12, 2019
Paradors Hotels & Resorts Paparkan Roadmap Pengembangan Bisnis Hotel Tahun 2019

Parador Hotels & Resorts, sebagai manajemen perhotelan yang telah eksis sejak 2012 saat ini telah mengelola 9 hotel di Indonesia dan menargetkan kerjasama baru untuk perluasan bisnis hotel management di tahun 2019 ini.

Guna mendukung strategi ini, Parador memiliki beberapa strategi diantaranya :

Strategi di dalam Human Capital

Baru-baru ini menyambut kehadiran Andi Setiadhi sebagai Corporate Business Development Manager. Andi mengawali karir sebagai Associate Investment dan telah memiliki pengalaman selama 13 tahun di industri perhotelan dimana 6 tahun terakhir sebelum bergabung di Parador Andi menjabat sebagai Corporate Business Development PT Grahawita Santika. Bersama Parador, Andi memiliki peranan untuk menjalin relasi kepada investor dan calon investor.

Selain posisi Business Development, Parador juga baru-baru ini menyambut Arif Kurniawan. Arif yang memiliki pengalaman di beberapa hotel manajemen bertaraf internasional dan terakhir menjabat sebagai Head of Revenue untuk Fairmont Hotel Jakarta. Bersama Parador, Arif menduduki posisi Corporate Director of Revenue, Arif akan fokus pada manajemen pendapatan dan analitik perilaku customer secara mikro dan mengoptimalkan penjualan kamar hotel.

Parador pun menyambut Human Capital Director yang baru, Andre Matius. Memiliki pengalaman di bidang Human Resources selama 15 tahun di sebagian besar hotel bertaraf internasional. Sebelum bergabung bersama Parador, Andre menduduki jabatan sebagai Director of Human Resources untuk The Stones Legian – Bali. Bersama Parador, Andre akan fokus pada pelatihan, pengembangan karyawan  dan perekrutan SDM yang berkualitas.

“Dengan pengalaman Andi di bidang business development, Arif di bidang revenue management dan Andre di bidang Human Resources, serta pengalaman kerja dan pencapaian yang sudah mereka raih sepanjang karir, kami yakin bahwa tim Parador akan lebih solid lagi menghadapi persaingan bisnis hotel di Indonesia, juga dapat membantu Parador mencapai target perluasan bisnis hotel yang sudah ditetapkan dan membawa Parador semakin berkembang lagi,” ujarJohannes Hutauruk selaku Chief Operating Officer Parador Hotels & Resorts.

Strategi Pengembangan Hotel

Dua proyek hotel yang akan dibuka di tahun 2019 ini yaitu Starlet Hotel Airport Tangerang dan Fame Hotel Jayapura. Starlet Hotel Jakarta Airport dibangun diatas lahan seluas 1,283 m2 dengan total 120 kamar, akan segera dibuka pada kuartal pertama 2019. Dan Fame Hotel Jayapura dibangung diatas lahan seluas 1,258 m2 dengan total kamar 113 dan fasilitas pendukung seperti meeting room, ballroom, swimming pool, restaurant dan rooftop cafe. Fame Hotel Jayapura ditargetkan buka pada kuartal empat 2019.

“Tidak hanya 2 hotel yang akan segera buka, kami juga akan segera membuka kembali Ballroom Atria Hotel Gading Serpong yang kami renovasi dan diperluas 2 kali lipat. Strategi ini kami lakukan untuk mengakomodasi kegiatan meeting, event wedding dan exhibition yang dapat menampung hingga 1,500 orang dengan lobby akses tersendiri dan penambahan teknologi terkini untuk Meeting, Wedding dan Exhibition. Project renovasi ini mengelontorkan biaya sebesar Rp42 miliar,” tambah Johannes. Bagi Parador, pengembangan bisnis hotel tidak hanya sebatas pembukaan hotel baru, namun mempertahan kualitas hotel yang sudah beroperasi juga bagian dari strategi bisnis untuk mempertahankan konsistensi pelayanan, juga menjawab kebutuhan tamu-tamu hotel dan menjaga customer satisfaction (kepuasan pelanggan) terhadap produk yang ditawarkan untuk terus bersaing didalam bisnis.

Selain itu, di tahun 2018 Parador juga melakukan major renovation untuk fasilitas Fame Hotel Gading Serpong. Menurut Pramita Sari, selaku Corporate Director of Communications Parador, “Untuk Fame Hotel Gading Serpong kami melakukan renovasi secara paralel di tahun 2018 mulai dari pembaharuan warna building facade (bagunan hotel), interior kamar tamu, koridor kamar, lobby, meeting room dan restoran. Total investasi yang kami keluarkan untuk proyek ini yaitu sebesar Rp13 miliar.

Hotel yang bertema musik dan film ini sangat cocok bagi tamu yang menginginkan suasana menginap yang berbeda dengan harga terjangkau di lokasi Gading Serpong yang sangat strategis dikelilingi pilihan shopping mall, universitas ternama, lapangan golf, dan berada dikawasan perumahan cluster dengan pengembang terpercaya Paramount Land.

You may also like

Leave a Comment