Home Lifestyle Film Komedi Terpopuler di Korea Selatan, ‘Extreme Job’ Siap Tayang di Layar Bioskop CGV Cinema Indonesia

Film Komedi Terpopuler di Korea Selatan, ‘Extreme Job’ Siap Tayang di Layar Bioskop CGV Cinema Indonesia

written by Admin February 8, 2019
Film Komedi Terpopuler di Korea Selatan, ‘Extreme Job’ Siap Tayang di Layar Bioskop CGV Cinema Indonesia

Akhirnya momen yang ditunggu-tunggu para pecinta film asal negeri ginseng, Korea Selatan yang berjudul ‘Extreme Job’ tiba juga. Film yang dibintangi Lee Honey hingga Gong Myung ini dijadwalkan tayang di layar bioskop CJ CGV Cinema di tanggal 20 Februari 2019 mendatang.

Beberapa waktu lalu, terpantau CBI Pictures selaku distributor film telah mengumumkan lewat akun media sosialnya bahwa film ‘Extreme Job’ ini akan tayang di bioskop-bioskop Indonesia pada bulan Februari 2019 ini.

“Extreme Jobs sebuah film komedi penting tentang warung ayam goreng. Tayang di bulan kasih sayang, karena kita semua sayang ayam goreng,” tulis akun tersebut.

Film ‘Extreme Job’ sendiri kini sedang naik daun di Korea Selatan setelah berhasil meraih total 10 juta penonton. Bahkan di hari ketiga usai dirilis, film ‘Extreme Job’ mengantongi dua juta penonton, yang mana fakta tersebut sekaligus juga memecahkan rekor sebagai film komedi tercepat yang meraih angka sejumlah itu.

Pencapaian tersebut bahkan menumbangkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh film fenomenal ‘Miracle in Cell No. 7’ yang juga diperankan oleh Ryu Seung Ryong, serta film ‘Miss Granny’. Dan sebagai informasi, kedua film itu membutuhkan waktu enam hari untuk mencapai angka dua juta penonton.

Sinopsis ‘Extreme Job’

Film ‘Extreme Job’ bercerita terkait tim narkotika di Korea Selatan yang bekerja keras siang dan malam, tetapi kinerja mereka tetap rendah, membuat mereka menjadi pecundang di kepolisian dan berpotensi menghadapi pembubaran struktur. Kapten Ko mendapat informasi tentang kesepakatan narkoba internasional dan memulai misi penyamaran yang berisiko dengan seluruh timnya.

Untuk membuat pengintaian 24 jam berjarak dekat, tim mengambil alih warung ayam goreng yang kumuh di seberang jalan dari persembunyian gembong narkoba. Namun keadaan berubah secara tiba-tiba ketika bakat kuliner Detektif Ma tersingkap dan kemudian mengubah warung ayam goreng menjadi terkenal dalam semalam. Haruskah mereka menggoreng ayam atau mengejar penjahat?

Ketika pelanggan mulai berduyun-duyun, penyamaran mereka dinomor duakan sehingga para detektif lebih fokus dengan ayam goreng. Alhasil, tim melupakan sasaran narkoba yang sangat besar, meskipun itu terjadi tepat di depan mata mereka.

Sekarang, dengan tidak ada tempat untuk pergi, para detektif meluncurkan operasi putus asa.

You may also like

Leave a Comment