Home Nusantara Siap Bangkitkan Sektor Parekraf, Jawa Barat Punya 2 Sentra Vaksinasi Baru

Siap Bangkitkan Sektor Parekraf, Jawa Barat Punya 2 Sentra Vaksinasi Baru

written by Admin July 20, 2021
Siap Bangkitkan Sektor Parekraf, Jawa Barat Punya 2 Sentra Vaksinasi Baru

Keindahan alam khas Lembang, Jawa Barat serta udaranya yang sejuk dan asri ternyata menjadi daya tarik bagi Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Udara (SESKO AU).

Lokasi ini tidak hanya sekedar terbuka untuk masyarakat umum, tapi juga memang terdapat banyak objek menarik untuk berfoto, mulai dari pintu gerbang, monumen pesawat, sampai dengan bangunan-bangunan yang dipergunakan perwira untuk pendidikan.

Kawasan yang begitu natural dengan deretan pohon pinus serta taman-taman yang terawat ini tak lama lagi akan menjadi sentra vaksinasi. Apresiasi pun diberikan langsung oleh Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno karena suasana yang ada dinilai sudah layak menjadi sebuah destinasi wisata berkelas.

Melalui pemikiran inovatif ‘vaccine with a view‘, masyarakat tidak hanya akan mendapatkan vaksinasi Covid-19 tetapi juga bisa merasakan sejuknya kawasan Lembang dan menikmati pemandangan untuk menghilangkan stres dan kepenatan.

Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk menekan angka penyebaran Covid-19, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) terus mendorong percepatan program vaksinasi melalui fasilitas sentra vaksinasi di seluruh Indonesia.

Dua lokasi terbaru yang menjadi Sentra Vaksin di Bandung merupakan wilayah-wilayah yang padat penduduk yakni Sesko AU yang berlokasi di Lembang, Bandung Barat dan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung di Kecamatan Cidadap, Kota Bandung.

Kedua Sentra Vaksin ini merupakan implementasi dari 3G yaitu Gerak Cepat (Gercep), Gerak Bersama (Geber), dan Garap Semua Potensi (Gaspol) yang digaungkan oleh Kemenparekraf untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya di wilayah Bandung.

“Ada 34 juta warga Indonesia yang bergerak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, oleh karena itu kita harus all out di program vaksinasi ini dan kita ingin wujudkan target 3 juta vaksin per hari yang dicanangkan oleh pemerintah,” ujar Menparekraf saat mengunjungi langsung Sesko AU, Lembang, Jawa Barat, pada hari Sabtu (17/7).

Kemenparekraf sendiri menargetkan akan ada 10.000 peserta di Sentra Vaksin Sesko AU saja. Dan berdasarkan data yang diterima saat ini, ada sekitar 8000-an peserta yang sudah mendaftar.

Sentra Vaksin Sesko AU mengambil lokasi di Gelanggang Olahraga Sesko AU dan akan dilaksanakan pada tanggal 21-25 Juli 2021 mendatang. Bagi masyarakat yang ingin melaksanakan vaksinasi dapat hadir pada pukul 07.00-13.00 WIB.

Nantinya para peserta vaksinasi akan difokuskan di lapangan sepakbola dari mulai tahapan pendaftaran hingga observasi, baru kemudian proses penyuntikan vaksin dilaksanakan di Grha Widya Dirgantara.

Sedangkan untuk masyarakat yang berdomisili di pusat kota Bandung dapat melakukan vaksinasi di Sentra Vaksin yang sudah diresmikan pada tanggal 10 Juli 2021 lalu yaitu di Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung yang terletak di Jalan Setiabudi No. 186, Bandung, Jawa Barat.

Di STP Bandung ini, seluruh aktivitas vaksinasi difokuskan di Dome NHI. Mulai dari proses pendaftaran hingga observasi kemudian proses suntik vaksin dilakukan di dalam gedung dengan menerapkan standar prosedur kesehatan yang sangat ketat.

Pemilihan lokasi Sentra Vaksin di STP Bandung ini juga tidak terlepas dari pertimbangan bahwa Kecamatan Cidadap merupakan salah satu kecamatan terpadat di Kota Bandung. Di Sentra Vaksin ini Kemenparekraf menargetkan dari 53.000 warga Kecamatan Cidadap 80% sudah tervaksinasi.

Kehadiran kedua Sentra Vaksin ini menjadi titik awal dari kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk masyarakat Bandung yang diharapkan nantinya akan diikuti oleh berbagai pihak untuk sama-sama berkolaborasi dalam mempercepat program vaksinasi.

Menparekraf juga menghimbau walaupun sudah vaksin, masyarakat harus tetap patuh dalam menerapkan protokol kesehatan demi memutus rantai penyebaran Covid-19 agar Indonesia segera pulih dan aktivitas perekonomian dapat berjalan seperti sedia kala.

You may also like

Leave a Comment