Home WorldwideVietnam Pulih dari Covid-19, Vietnam Tawarkan Pariwisata Murah

Pulih dari Covid-19, Vietnam Tawarkan Pariwisata Murah

written by Admin May 23, 2020
Pulih dari Covid-19, Vietnam Tawarkan Pariwisata Murah

Vietnam siap kembali menghidupkan pariwisata setelah lockdown akibat Covid-19. Promosi yang digencarkan sampai menawarkan diskon setengah harga.

Wajar saja sektor pariwisata diberi perhatian dan stimulus sebesar ini, karena pariwisata berperan penting dalam ekonomi Vietnam. Memiliki nilai PDB (Produk Domestik Bruto) hampir 12%, Vietnam mendapatkan 726 triliun atau setara Rp459 triliun tahun lalu.

Makanya setelah memastikan tak ada kasus kematian karena Covid-19, Vietnam, yang kemudian membuka negaranya, juga memantik lagi industri pariwisatanya. Pertama, Vietnam menggenjot wisatawan domestik.

“Pemulihan pariwisata domestik harus meningkatkan pariwisata internasional,” ujar Perdana Menteri  Vietnam, Nguyen Xuan Phuc.

Kebijakan ini diikuti dengan serangkaian diskon yang diberikan kepada wisatawan. Hotel dan maskapai diberi potongan harga sampai setengahnya. Tak cuma harga yang disesuaikan, layanan wisata pun disesuaikan dengan selera lokal. Menurut pelaku bisnis, Vietnam lebih menargetkan turis asing dibandingkan wisatawan lokal. Sehingga penyesuaian ini diprediksi tidak akan mudah.

“Tidak semua orang Vietnam tertarik dengan apa yang kami tawarkan,” ungkap Manajer Umum Resor Mango Bay di Phu quoc, Ronan Le Bihan.

Saat ini kampanye yang dikumandangkan adalah Vietnamese People Travel in Vietnam. Kampanye ini sudah dilakukan minggu lalu dengan tujuan memperkenalkan pariwisata berkualitas dengan harga yang wajar. Program ini ditargetkan selesai pada pertengahan Juli 2020. Selanjutnya, Vietnam akan mulai untuk promosi pariwisata internasional.

Negara pertama yang menjadi target adalah Australia dan Selandia Baru. Negara China dan Korea Selatan menjadi sumber inbound yang juga diperhitungkan. Namun Vietnam ingin dua negara tersebut dipastikan aman terlebih dahulu dari Covid-19.

Program setengah harga ini disambut baik oleh wisatawan lokal. Menurut laporan penerbangan domestik, penumpang pesawat terbatas mencapai kapasitas yang disediakan.

“Saya khawatir jika menunggu sampai wabah selesai, biayanya akan naik dan pantau akan ramai wisatawan. Kita tidak tahu jika Covid-19 kembali ke Vietnam dan akan ada lockdown lagi,” ujar salah satu wisatawan lokal.

You may also like

Leave a Comment