Home Lifestyle Kembangkan Tech-Travel, Kolaborasi ITX & Pigijo Siap Bangun Pariwisata Berbasis Ekosistem Lokal

Kembangkan Tech-Travel, Kolaborasi ITX & Pigijo Siap Bangun Pariwisata Berbasis Ekosistem Lokal

written by Admin June 20, 2019
Kembangkan Tech-Travel, Kolaborasi ITX & Pigijo Siap Bangun Pariwisata Berbasis Ekosistem Lokal

Perkembangan sektor pariwisata yang cukup pesat dalam beberapa waktu terakhir di Indonesia, sungguh mampu meningkatkan sektor kreatifitas di bidang digital marketplace atau social media untuk terus memunculkan berbagai macam fitur yang menawarkan kemudahan bagi para travelers dan juga muaranya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Seakan tidak ingin tertinggal jauh dengan banyak pihak yang sudah fokus mencoba mengembangkan sektor pariwisata ke dalam bidang digital, ITX (Indonesia Tourism Exchange) dari Telkom pun pada hari Kamis (20/6), melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) dengan Pigijo, yang merupakan salah satu travel marketplace yang sudah memiliki lebih dari 3.500 paket tur. PKS ini menjadi langkah awal ITX menjalin kerjasama dengan start-up lokal membangun sinergi pariwisata.

Bertempat di Menara Multimedia lantai 17, Jakarta diselenggarakanlah acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Jeami Gumilarsjah selaku CEO ITX dengan Claudia Ingkiriwang selaku CEO Pigijo yang turut disaksikan oleh Group Head Media Digital Exploration MDD, Ery Punta.

Dalam sambutannya, Ery Punta menyampaikan kegembiraannya atas kerjasama yang terjalin ini.

“Karena bukan hanya ITX, namun juga Telkom turut bekerja sama dengan start-up menumbuhkan satu industri baru, yang mana tech- travel ini spesifiknya bukan di bisnis travel yang sekarang orang kenal, yang hanya menjual tdan akomodasi, tetapi lebih kepada tour- activity, menjadi satu industri baru yang akan membesar dan akan terus membesar,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Jeami Gumilarsjah menyatakan bahwa untuk mengubah suatu industri, akan bisa terjadi dengan cepat kalau ada kolaborasi dari 2 komponen, yaitu teknologi dan policy.

“Kemenpar mendukung dari segi policy, di antaranya diadakan program 10 Bali baru. Tetapi inipun rasanya kalau tidak oleh pelaku bisnis dari segi teknologi, tidak akan berjalan dengan baik. ITX hadir untuk menjadi pelengkap policy. ITX akan terus aktif mencari buyer dari dalam dan luar negeri serta memperkaya inventori. Ketika wisman membuka website resmi ITX, mereka bisa melihat seluruh inventory seller yang ada di dalamnya,” ungkap Jeami.

Dengan visi memberdayakan komunitas/warga lokal untuk membangun kepariwisataan Indonesia, Pigijo menggalakkan paket tur ke desa wisata yang semua berbasis ekosistem lokal. Seperti yang disampaikan Claudia Ingkiriwang dalam sambutannya.

“Seperti makan untuk wisatawan, itu semua dalam disediakan oleh warga lokal, saya rasa itu akan menimbulkan experience sendiri (penambahan nilai untuk experience-nya). Begitu terjadi experience kita angkat itu ke digital dan jadi story. Bagaimana story bisa menjadi cara jual yang baru terhadap experience. Dalam konteks tourguide, tour asistence merupakan layanan yang disiapkan oleh Pigijo berdasarkan experties dari warga lokal setempat. Saat ini tour assistence sudah ada 200 orang. Jadi akan personalized service, itu yang sedang dikembangkan saat ini,” ujar Claudia.

You may also like

Leave a Comment