Home Lifestyle Selamat, Cai Tao Berhasil Raih Penghargaan GPGA Sebagai Kado Ulang Tahunnya

Selamat, Cai Tao Berhasil Raih Penghargaan GPGA Sebagai Kado Ulang Tahunnya

written by Admin August 3, 2018
Selamat, Cai Tao Berhasil Raih Penghargaan GPGA Sebagai Kado Ulang Tahunnya

Beberapa waktu lalu, Taman Safari Indonesia resmi menyambut kehadiran 2 ekor panda lucu bernama Cai tao dan Huchun. Nama keduanya diambil dari sebuah kata yang memiliki filosofi Arti yang mendalam. Sebut saja Cai Tao yang namanya mengandung arti yang menunjukkan suatu yang cukup istimewa di Tiongkok, dan mempunyai sejarah ribuan tahun dan juga itu merupakan salah satu peradaban Tiongkok. Sementara Hu Chun berasal dari dua kata, ‘Hu’ dan ‘Chun’, bermakna danau dan musim semi, dan nama itu dirasa cocok dengan kondisi geografia Indonesia yang mempunyai banyak pulau.

Walau hanya berdua saja, akan tetapi mereka selalu jadi yang terfavorit di Taman Safari Indonesia ini.

“Tingkahnya lucu. Suka guling-guling, manjat pohon. Ya berdua saja. Hanya ada dua panda di Taman Safari Indonesia,” kata Yulius selaku public relations Taman Safari Indonesia seperti dikutip dari berbagai sumber.

Panda lucu dan menggemaskan ini  didatangkan khusus dari Tiongkok pada bulan September 2017 lalu. Lingkungan hidup dan iklim di kawasan Puncak dinilai menunjang konservasi panda di Taman Safari Indonesia. Sehingga, panda berusia tujuh tahun itu pun kerap terlihat lincah dalam beraktivitas sehari-hari.

“Khususnya Cai Tao, Panda Jantan, sangat digemari pengunjung dari seluruh dunia. Jadi terfavorit,” kata Direktur Taman Safari Indonesia Group, Jansen Manansang.

Taman Safari Indonesia sebagai Lembaga Konservasi Ex-Situ terbaik dan terlengkap di Indonesia dipercaya oleh pemerintah RI dan pemerintah Tiongkok untuk menjadi taman konservasi yang menyambut, merawat, dan melestarikan kelangsungan hidup dan kesejahteraan dua ekor panda tersebut.

“Panda ini sebuah warisan dunia. Tidak bisa dimiliki. Jadi di seluruh dunia sama. Kita kerjasama program breeding loan. Sehingga kita mencoba untuk mengembangbiakkan supaya sepasang ini melahirkan anak lalu induknya dikembalikan lagi,” kata Jansen lagi.

Karena keseriusan Taman Safari Indonesia merawat Cai Tao dan Hu Chun, sepasang Panda itu pun tumbuh sehat. Perkembangan berat badannya pun cukup baik. Pengunjung pun suka dengan mereka. Khususnya Cai Tao, disukai 300 ribu orang dari 88 negara dan berhak meraih penghargaan dari GPGA (Giant Panda Global Award).

Penghargaan terhadap panda Taman Safari Indonesia ini merupakan hasil pemilihan secara daring selama satu bulan, pada Desember 2017 hingga Januari 2018 lalu.

“Cai Tao memperoleh lebih dari 300 ribu pemilih dari 88 negara yang memberikan suara. Ini menujukan, konservasi habitat Giant Panda di Taman Safari Indonesia sangat baik,” ungkap Direktur GPGA, Jaroen Jacobs.

Cai Tao mengalahkan panda lain di luar Tiongkok pada ajang pemilihan kali ini. Jacobs menyebutkan, jumlah panda raksasa saat ini mencapai 1.864 ekor di alam liar. Sementara di kebun binatang, jumlahnya tercatat sebanyak 520 ekor yang tersebar di 17 negara selain Tiongkok. Panda telah dianggap sebagai salah satu lambang perdamaian di dunia.

Event ini diadakan oleh GPGA yang merupakan penghargaan bergengsi bertaraf international. Pemberian penghargaan ini dilakukan pada Sabtu, 28 Juli 2018, sekira pkl. 10.00 Wib terkait rangkaian acara Hari Konservasi Alam Nasional, di Area Istana Panda Indonesia TSI.

Dengan diperolehnya penghargaan ini, menjadi kado khusus di hari ulang tahun Cai Tao yang tak lama lagi dirayakan.

You may also like

Leave a Comment