Home Lifestyle Kemenpar Dukung Sekolah Al Izhar Ikuti Ajang ‘Llangollen Internasional Musical Eisteddfod’ di Wales

Kemenpar Dukung Sekolah Al Izhar Ikuti Ajang ‘Llangollen Internasional Musical Eisteddfod’ di Wales

written by Admin June 24, 2018
Kemenpar Dukung Sekolah Al Izhar Ikuti Ajang ‘Llangollen Internasional Musical Eisteddfod’ di Wales

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementererian Pariwisata (Kemenpar) memberikan dukungan penuh kepada tim misi budaya Sekolah Al-Izhar, Pondok Labu, Jakarta, guna mengikuti ajang festival budaya antarbangsa ‘Llangollen Internasional Musical Eisteddfod’ di Wales, Britania Raya.

Festival ‘Llangollen Internasional Musical Eisteddfod’ ini akan berlangsung pada 3-8 Juli 2018 dan rencananya akan diikuti sekitar 50 negara dengan total lebih dari 5.000 penyanyi, penari dan pemusik. Ini merupakan tahun kedua sekolah Al-Izhar mengikuti ajang bertaraf Internasional ini.
Kepala Biro Komunikasi Publik Kemenpar, Guntur Sakti, turut memberikan apresiasi lantaran tim misi budaya SMA Al-Izhar sebagai wakil Indonesia mengusung tarian daerah. Ini tentu secara tidak langsung membantu mengenalkan pariwisata Indonesia di mata dunia.
“Tahun lalu (2017) mendapat juara 2 dalam kategori dancing  in  the  street. Semoga tahun kedua ini menjadi juara pertama pada beberapa kategori yang diikuti,” ujar Guntur Sakti dalam kata sambutannya pada ‘Gelar Pamit Misi Budaya Al Izhar’ di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Jakarta, pada hari Sabtu (23/6).
Guntur mengatakan, dalam misi mengenalkan pariwisata Indonesia, jalur seni budaya adalah media yang sangat efektif. Efek lainnya lagi adalah, secara otomatis dapat meningkatkan persahabatan antarbangsa yang dampaknya akan menarik wisatawan untuk datang ke Indonesia, dalam jangka panjang.
“Keunggulan daya tarik budaya mendorong wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Indonesia yang tahun ini ditargetkan 17 juta wisman dan akan meningkat menjadi 20 juta wisman (pada) 2019,” tambahnya.
Direktur Utama Perguruan Al-Izhar, Pondok Labu, mengatakan, Tim Misi Budaya merupakan cerminan visi Al-Izhar sendiri. Bahkan, misi budaya dapat menguatkan akar yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak didik secara utuh.
“Keterlibatan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler tari dan penguasaan alat musik daerah merupakan kesempatan penghayatan budaya.Kami merasa terhormat karena 2 tahun ini misi budaya Al-Izhar didukung penuh oleh Kementrian Pariwisata,” katanya.
Ajang Festival budaya antarbangsa ‘LIangollen Internasional Musical Eisteddfod’ merupakan event tahunan berupa festival musik dan tari yang berlangsung setiap bulan Juli di LIangollen North, Wales.

You may also like

Leave a Comment