Home Nusantara Pokdarwis Belitung Dibekali Edukasi Protokol Kesehatan CHSE

Pokdarwis Belitung Dibekali Edukasi Protokol Kesehatan CHSE

written by Admin September 12, 2020
Pokdarwis Belitung Dibekali Edukasi Protokol Kesehatan CHSE

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyambangi langsung Belitung guna mensosialisasikan pentingnya penerapan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety and Environmental sustainability) dalam rangka Adaptasi Kebiasaan Baru.

Tampak hadir dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Swiss-Belresort Belitung pada hari Jumat (11/9), yaitu berbagai perwakilan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Belitung, pemilik homestay di Belitung serta tentunya para narasumber yaitu Pudin Saepudin dari STP Bandung dan M. Hendri yang merupakan perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung.

Kedua narasumber pun tampak sangat menguasai materi sosialisasi sehingga para peserta kegiatan terlihat sangat antusias dalam mengikuti jalannya kegiatan sosialisasi ini.

Menariknya lagi, selain hanya disampaikan secara lisan, pelaksanaan protokol kesehatan CHSE pun tampak dijalankan pula selama kegiatan yang meskipun diselenggarakan dalam ruangan tertutup tetapi menerapkan protokol kesehatan yang tepat dengan menjaga jarak duduk antara satu peserta dan lainnya serta terus memakai masker dan penyajian coffee break yang dijaga higienitasnya.

Dalam paparannya, M. Hendri selaku perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung menekankan akan pentingnya pelaksanaan protokol kesehatan yang mendasar di tengah masyarakat sebagai bentuk sosialisasi kebijakan Kementerian Kesehatan RI.

“Kita perlu mensosialisasikan terus menerus, tanpa kenal lelah kepada masyarakat khususnya mereka yang berada di berbagai destinasi wisata pentingnya pelaksanaan protokol kesehatan yang paling dasar dahulu, seperti misalnya memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak aman,” terangnya.

Karena jika masyarakat sudah terbiasa, akan lebih mudah meyakinkan mereka untuk melaksananakan berbagai protokol lainnya yang lebih spesifik seperti misalnya etika batuk dan bersin hingga pemakaian masker yang baik dan benar serta cara melepas masker yang benar saat hendak makan dan lainnya,” tambahnya.

Pudin Saepudin dari STP Bandung yang juga merupakan salah satu konseptor protokol kesehatan CHSE untuk bidang perhotelan ini, menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan CHSE ini dalam bidang hospitality industry.

“Salah satu subsektor pariwisata yang mendapatkan sorotan dalam pelaksanaan protokol kesehatan CHSE ini tampaknya adalah hospitality industry. Wajar, karena hospitality industry memang dianggap yang terdepan dalam mewujudkan berbagai inovasi dalam penerapan protokol kesehatan dalam rangka menghentikan penyebaran Covid-19. Dan karena dampak pandemi yang dirasa sangatlah hebat, membuat berbagai pelaku industri hospitality menjadi sangat bersemangat menerapakan protokol kesehatan,” terangnya.

“Hanya saja, protokol kesehatan CHSE yang diatur ini lebih menekankan agar seluruh hospitality industry dapat menyeragamkan aksi penerapan protokolnya. Dan CHSE ini menjadi panduan bagi hospitality industry yang masih belum sepenuhnya menerapkan protokol kesehatan ini,” tambah Pudin.

Sementara itu, Miranti salah satu Anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Belitung yang ditemui TravelmakerID mengakui bahwa dirinya merasa sangat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi protokol kesehatan CHSE yang diselenggarakan di kawasan Tanjung Binga, Belitung ini.

“Saya sangat senang mengikuti kegiatan ini, karena kami di pokdarwis adalah orang pertama yang berhadapan dengan wisatawan di destinasi wisata, jadi kami perlu dapat sosialisasi yang tepat terkait protokol kesehatan di masa pandemi seperti sekarang,” ujarnya.

You may also like

Leave a Comment