Home Nusantara Peluncuran Kuningan MICE Alliance Jadi Pelopor Kebangkitan MICE Tanah Air

Peluncuran Kuningan MICE Alliance Jadi Pelopor Kebangkitan MICE Tanah Air

written by Admin February 16, 2019
Peluncuran Kuningan MICE Alliance Jadi Pelopor Kebangkitan MICE Tanah Air

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan kontribusi wisatawan dalam industri MICE di Indonesia baru mencapai angka 3% dari total keseluruhan wisatawan mancanegara dengam. Sangat disayangkan, karena ternyata pengeluaran wisatawan MICE ini, tiga kali lipat lebih besar daripada wisatawan biasa.

Perkembangan MICE juga sangat berkaitan erat dengan fasilitas perhotelan yang memiliki standar gedung untuk kegiatan pertemuan besar. Sehingga, perlu strategi lebih agar kedepannya agenda-agenda besar internasional dapat terselenggara di Indonesia. Namun, tentu saja perlu segera dicari solusi agar Indonesia bisa secepatnya bisa memaksimalkan potensi MICE dalam negeri khususnya lagi di ibukota, Jakarta.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga tampak sedang berusaha mengoptimalkan dan menumbuhkan wisata MICE yang belum tergarap maksimal di Indonesia. Setidaknya hal inilah yang disebutnya dalam kata sambutan pada perayaan hari ulang tahun PHRI, beberapa waktu lalu.

“Kami akan menerapkan konsep Indonesia Incorporated dalam menggarap potensi MICE di tanah air,” tegas Arief Yahya.

Jawaban Atas Tantangan MICE di Indonesia dari Alcor MICE

Memaksimalkan potensi MICE Indonesia disadari oleh Alcor MICE harus segera dilakukan dengan memanfaatkan apa yang dimiliki saat ini. Sudah sejak awal tahun 2018, Alcor MICE memiliki gagasan besar membentuk Kuningan MICE Alliance.

Seperti diketahui kawasan Kuningan adalah salah satu kawasan bisnis paling strategis di Jakarta, rumah dari banyak kedutaan asing, kantor pemerintah, kantor perusahaan swasta baik lokal maupun internasional.

Kolaborasi pembentukan Kuningan MICE Alliance ini diinisiasi The Kasablanka Hall sebagai pusat penyedia ruangan terbesar untuk acara di area tersebut bersama dengan beberapa hotel mitra sekitar Kuningan agar dapat mewujudkan Kuningan menjadi satu tujuan MICE tepat di pusat kota Jakarta.

Adapun beberapa hotel yang terlibat dalam Kuningan MICE Alliance, yaitu :
– Aston Rasuna
– Gran Melia Hotel
– JS Luwansa
– Puri Casablanca
– Royal Kuningan Hotel
– The Groove Suites Kuningan
– Wyndham Casablanca Jakarta
– Pomelotel
– Manhattan Hotel

Selain The Kasablanka dan beberapa hotel di Kuningan ini, adapula White Horse yang juga dirangkul guna menghadirkan transportasi berkualitas untuk kegiatan MICE di kawasan Kuningan ini.

“Dengan lebih dari 2.000 kamar yang tersedia dari semua hotel yang berpartisipasi dan ruang acara seluas 14.000 meter persegi, didukung dengan perusahaan transportasi darat terkemuka, Kuningan MICE alliance sekarang siap untuk mengakomodasi kebutuhan Professional Convention Organizers (PCO), Professional Exhibition Organizers (PEO), Domestic Management Company (DMC) dan perencana acara lainnya di Indonesia,” jelas Jim Tehusijarana selaku Direktur Alcor MICE.

Sementara Didin Djunaidi selaku Ketua Umum GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia) menyatakan apresiasi tingginya terhadap pembentukan Kuningan MICE Alliance ini yang dianggapnya sebagai pelopor aliansi MICE di Jakarta bahkan Indonesia.

“Kuningan MICE Alliance ini sebuah terobosan dan merupakan gagasan luar biasa untuk bersatu dan akan jadi patokan bagi aliansi-aliansi lain di kawasan lainnya di Jakarta,” kata Didin.

Sepakat dengan Didin Djunaidi, Nur Fatonah selaku Kepala Sub Bidang Wisata Olahraga dan MICE yang mewakili Kemenpar hadir di Wayang Bistro, Kota Kasablanka, Jakarta, menyatakan apresiasinya dan juga harapannya terhadap Kuningan MICE Alliance ini agar semakin berkembang ke depannya.

“Menyambut baik hadirnya Kuningan MICE Alliance, kami menyebutnya kurang lebih mirip dengan MICE Integrated Resort, seperti Nusa Dua, Senayan dan Ancol. Ada beberapa faktor yang mendukung MICE Integrated Resort, seperti jarak dengan bandara internasional, adanya conference hotel serta stand alone conference building dan walking distance,” jelas Nur Fatonah dengan rinci.

You may also like

Leave a Comment