Home Nusantara Inilah 6 Himbauan KPAI dan Kemenpar Guna Wujudkan Wisata Ramah Anak

Inilah 6 Himbauan KPAI dan Kemenpar Guna Wujudkan Wisata Ramah Anak

written by Admin June 12, 2018
Inilah 6 Himbauan KPAI dan Kemenpar Guna Wujudkan Wisata Ramah Anak

Menyambut liburan sekolah tahun ajaran 2017/2018 yang bertepatan dengan libur Idul Fitri 1439 H, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merumuskan enam imbuan kepada masyarakat untuk wujudkan wisata ramah anak.

Keduanya juga menghimbau masyarakat yang berwisata untuk mengisi liburan ini agar tetap mengutamakan perlindungan anak.

Adapun 6 poin himbauan yang dimaksud, yaitu:

  •  Peran orang tua untuk turut memandu dalam memilih dan menentukan tempat hiburan yang diinginkan anak dengan mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan anak sesuai dengan usia dan tumbuh kembang mereka;
  •  Peran orang tua harus mengutamakan keselamatan jiwa anak dengan mencegah segala bentuk kemungkinan terjadinya hal yang tak diinginkan pada anak misalnya dengan memasang identitas anak sebelum ke tempat wisata bila diperlukan;
  • Peran orang tua senantiasa mendampingi anak-anak baik secara langsung (bersama orang tua) atau pun tidak langsung (tanpa orang tua), aktivitas liburan anak dengan tetap memperhatikan keperluan dan kebutuhan anak di lokasi pariwisata;
  • peran orang tua senantiasa mengawasi dan mengontrol anak dengan baik untuk memast kan aktiv tas anak tidak melanggar aturan-aturan di tempat pariwisata;
  • Peran orang tua diharapkan turut membangun edukasi dengan penuh kasih sayang kepada anak agar kegiatan pariwisata menumbuhkan manfaat cnta aam dan ramah lingkungan;
  • Untuk mengutamakan keselamatan anak-anak dan keluarga di tempat pariwsata, orang tua harus menghindari konsumsi minuman beralkohol, pemakaian obat-obat terlarang dan segala jenis narkoba.

“Anak dalam keseharian itu memang membutuhkan hak untuk difasilitasi rekreasinya. ini tentu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak,” kata Ketua KPAI, Susanto di kantor KPAI, pada hari Selasa (12/6).

Menurut Susanto, hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mewujudkan pariwisata yang ramah anak adalah aspek sistem keselamatan yang berorientasi pada perlindungan anak.

“Sarana dan prasarana serta standar layanan harus memenuhi standar aman untuk anak, termasuk aman dari potensi kejahatan seksual, kecelakaan, dan perdagangan manusia,” kata Susanto.

Deputi Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kemenpar, Rizki Handayani menyatakan derasnya animo berwisata untuk mengisi liburan keluarga saat ini mengharuskan penyelenggara usaha pariwisata dan masyarakat bahu membahu mewujudkan pariwisata yang ramah anak.

“Oleh karena itu Kemenpar dan KPAI merumuskan enam himbauan bagi masyarakat khususnya para orang tua dalam mewujudkan wisata yang ramah anak yang dirasa perlu untuk diperhatikan dan dipatuhi,” kata Rizky Handayani.

Pernyataan ini disampaikan KPAI sebagai lembaga negara independen memiliki tugas untuk menyampaikan masukan dan usulan perlindungan anak pada semua Kementrian dan Lembaga Negara (Pasal 76 UU No 35/2014 tentang Pertindungan Anak), dimana penghormatan atas salah satu hak anak yang harus dipenuhi dan dilindungi yakni melaksanakan rekreasi.

Hal ini disebutkan dalam Konvensi Hak Anak (KHA) Klaster Vll pasal 31 bahwa salah satu hak anak adalah pemenuhan atas waktu luang, bermain dan berbudaya (child’s right to leisure, play and culture) yang wajib dilindungi oleh Negara.

You may also like

Leave a Comment