Home Lifestyle Bekal Berharga, Inilah Peta Jalur Mudik Lebaran 2018 di Jawa

Bekal Berharga, Inilah Peta Jalur Mudik Lebaran 2018 di Jawa

written by Admin May 24, 2018
Bekal Berharga, Inilah Peta Jalur Mudik Lebaran 2018 di Jawa

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyampaikan progres kesiapan menghadapi masa mudik. Jalur mudik di Pulau Jawa, masyarakat disediakan tiga jalur utama, yakni jalur lintas utara Jawa (Pantura), jalur lintas tengah Jawa, dan jalur lintas selatan Jawa (Pansela).

Jalur-jalur ini dipersiapkan pemerintah sebagai alternatif. Sehingga pemudik tak hanya akan mengandalkan ruas-ruas jalan tol.

“Dengan adanya penambahan ruas-ruas jalan tol dan preservasi pada ruas-ruas jalan nasional (termasuk Pantai Utara, Lintas Tengah, dan Pantai Selatan Jawa dengan total panjang 1405 km), sehingga para pemudik memiliki alternatif rute dan tidak hanya mengandalkan kepada ruas-ruas jalan tol untuk sampai pada tujuan akhirnya,” demikian keterangan dari Kementerian PUPR, Kamis (24/5).

Kementerian PUPR mengatakan kondisi jalan di tahun 2018 lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun ini sudah tak ada lagi jalan darurat. Namun, memang masih ada pengerjaan konstruksi yang belum selesai.

“Terdapat beberapa titik kritis dikarenakan adanya pekerjaan konstruksi yang masih belum selesai dan telah disiapkan Plan B seperti di Kali Kenteng (Ruas Salatiga-Kartasura): 32,24 km (62,99%), target operasional Okt 2019,” jelas Kementerian PUPR.

Dari peta jalur mudik yang ditampilkan, jalur Pantura dapat dilintasi dari Serang, Banten, hingga mencapai Banyuwangi, Jawa Timur. Total panjang di Pantura mencapai 1.341 km.

Sementara untuk lintas tengah Jawa, panjang jalannya mencapai 1.197 km. Jalur lintas tengah ini dapat ditempuh dari Bandung menuju Yogyakarta-Solo-Ngawi-Kertosono-Surabaya.

Sedangkan untuk jalur Pansela total dapat dilintasi dari Banten-Sukabumi-Yogyakarta-Gunung Kidul-Pacitan-Ponorogo-Tulungagung-Banyuwangi. Penyiapan Pansela ini untuk mengurai kemacetan di Tol Trans Jawa dan Pantura.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Arie Setyadi Moerwanto mengatakan selain mengurai kemacetan, tujuan lainnya pemerintah ingin meningkatkan perekonomian di wilayah-wilayah yang dilalui jalur Pansela.

Arie menjelaskan ada beberapa kelebihan dari jalur Pansela, pertama jalurnya tak sepadat jalur Pantura dan tol Trans Jawa. Dia juga memastikan jalur Pansela dalam keadaan prima dan pemudik akan dimanjakan dengan pemandangan yang indah.

“Pertama jalurnya sepi, lalu bagus jalannya dan pemandangannya bagus,” katanya di Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (23/5).

You may also like

Leave a Comment