Home Lifestyle Kemajuan Teknologi Mampu Terus Kembangkan Bisnis Pariwisata

Kemajuan Teknologi Mampu Terus Kembangkan Bisnis Pariwisata

written by Admin February 13, 2018
Kemajuan Teknologi Mampu Terus Kembangkan Bisnis Pariwisata

Intelegensi Artifisial atau kecerdasan buatan, merupakan mesin pembelajaran dan teknologi pintar yang mengubah cara kita dalam mencari, memesan, dan berwisata. Teknologi yang semakin maju, ditambah dengan dukungan terintegrasi dari manusia, membuat pengalaman pengguna teknologi pun berkembang.

Intelegensi Artifisial dan gabungan sentuhan manusia-mesin membuat kemajuan signifikan dalam mengubah cara wisatawan mencari, memesan, mengatur, dan melakukan perjalanan bisnis. Pada akhirnya, teknologi berpotensi untuk mewujudkan perjalanan gabungan antara bisnis dan liburan, membuat menjadi jauh lebih efisien, cerdas, dan menyenangkan.

Terbukti dari hasil penelitian terbaru dari ‘Booking.com for Business‘ yang mengatakan bahwa mayoritas pekerja profesional (75%) setuju bahwa teknologi mempermudah mereka dalam membuat rencana perjalanan, dan melakukan pemesanan, bahkan jauh lebih mudah jika dibandingkan dengan penggunaan jasa agen perjalanan. Meskipun masih terdapat ruang untuk peningkatan kecepatan, penyederhanaan dan personalisasi di setiap aspek pengalaman pengguna, ada juga beberapa teknologi yang membuat perubahan berarti kala ini, yang mengubah dunia perjalanan bisnis.

Inilah contoh perubahan yang terjadi terhadap perencanaan perjalanan di masyarakat, antara lain :

1. Asisten Pribadi Utama;

Hampir sebanyak sepertiga dari wisatawan dunia (29%) mengatakan bahwa mereka merasa nyaman saat komputer membantu merencanakan perjalanan ke depan, dengan menggunakan acuan sejarah perjalanan mereka sebelumnya. Sedangkan, setengah dari wisatawan (50%) tidak memilih antara komputer ataupun manusia, selama permintaan mereka terpenuhi.

Platform percakapan Intelegensi Artifisial atau chatbot menjadi semakin maju- dan seiring dengan perkembangannya, semakin banyak juga yang dapat dilakukannya. Sistem ini mampu untuk mengumpulkan data mengenai hal yang disukai dan tidak disukai oleh wisatawan, sehingga dapat membuat rekomendasi yang telah disesuaikan dengan data.

Booking Assistant milik Booking.com, misalnya, menggunakan cara pemesanan secara mobile ataupun percakapan tatap muka langsung, guna memberikan layanan tercanggih dengan cara yang mudah dan gampang dikenali. Dengan menggunakan fungsi dari Intelegensi Artifisial, Booking Assistant merespons permintaan dan panggilan terhadap pemesanan yang sudah ada, kebijakan akomodasi dan permintaan terkait saat menginap dengan cepat.

Jika Booking Assistant tidak mengetahui jawabannya, pesan akan dialihkan ke pemilik properti atau ke Tim Layanan Pelanggan Booking.com, untuk memastikan adanya sebuah tanggapan.

2. Robot Layanan Pribadi (Self- Service);

Robot yang telah terimplementasi Intelegensi Artifisial menangani interaksi dan transaksi sederhana dengan pelanggan secara tatap muka. Contohnya ada di bandara beberapa negara di dunia saat ini, terdapat mesin yang dapat membantu wisatawan untuk melakukan check-in dan mencetak tiket, sehingga staf bandara dapat berfokus untuk menangani interaksi dan prosedur yang lebih kompleks.

Sedangkan untuk industri perhotelan, concierge dan pelayan hotel sudah mulai dibuat otomatis, yaitu beberapa tugas sudah menggunakan robot. Ada robot bernama AURA (Automated Room-Service Associate) yang telah menjadi fitur terkemuka di M Social Hotel di Singapura, yang memberikan pelayanan room service dan pengiriman lainnya ke tamu hotel.

AURA dirancang untuk dapat menjelajahi koridor, menghindari benturan atau halangan, menggunakan lift secara efektif dan bahkan dapat memberikan peringatan saat tamu hotel sampai di kamar mereka. Robot pelayan ini dapat membantu wisatawan bisnis menghemat waktu dalam pengiriman, permintaan khusus, dan jasa pribadi untuk mengantarkan langsung permintaan mereka hingga ke depan pintu kamar.

3. Teknologi Smartphone Semakin Membantu :

Berkat kemajuan teknologi mobile, perjalanan bisnis menjadi semakin mulus dan berkelanjutan- dimana pencarian, pemesanan, dan pengubahan tiket pesawat maupun hotel dapat dilakukan langsung, hanya dengan menggunakan perangkat telepon. Namun, lebih dari itu, telepon pintar sekarang menjadi gerbang untuk mendapatkan pengalaman pribadi, dan pengantar perjalanan untuk wisatawan- dimana teknologi ini dapat membantu wisatawan untuk menemukan dan menjelajahi destinasi yang mereka kunjungi, yang mana telah disesuaikan dengan kegemaran dan preferensi personal- maupun pekerjaan- mereka.

Berdasarkan riset Booking.com for Business, 24% dari pekerja profesional seringkali menyelipkan waktu bersantai/ non-pekerjaan ke dalam perjalanan bisnis mereka. Bagi wisatawan bisnis yang ingin menghabiskan waktu bersantai dan bekerja dengan bijak, dapat mencoba layanan Booking Experiences dari Booking.com- layanan yang tersedia di beberapa kota ini membantu wisatawan untuk mencari dan memesan tur maupun aktivitas melalui smartphone mereka.

Penggunaan aplikasi ini membantu wisatawan untuk menghemat waktu dengan menghilangkan keinginan untuk memesan banyak tur dan pengalaman yang tidak diperlukan, ataupun antrian dalam membeli tiket. Alih- alih, wisatawan hanya perlu melakukan pemesanan melalui aplikasi, datang ke pertunjukan, dan memindai kode yang ada di ponsel mereka dan langsung dapat menikmati atraksi.

You may also like

Leave a Comment