Home Lifestyle Police Movie Festival 2018 Selenggarakan Awarding Night

Police Movie Festival 2018 Selenggarakan Awarding Night

written by Admin June 24, 2018

Kepolisan Republik Indonesia mempersembahkan ajang Police Movie Festival 2018. Ada dua kategori yang dilombakan pada ajang tahun ini, antara lain film pendek (durasi 5 hingga 7 menit) dan film animasi (durasi 3 menit).

Humanisme dipilih sebagai tema di ajang itu. Harapannya para sineas dapat menyadarkan masyarakat pada aksi kemanusiaan dalam setiap peristiwa. Apalagi masyarakat Indonesia dikenal santun, ramah, dan suka tolong menolong.

Selain itu, mengingatkan kembali bahwa aparat kepolisian bertanggung jawab untuk peduli, melindungi, menghargai sekaligus dekat dengan masyarakat.

Dalam Police Movie Festival edisi ke-5 ini, aktor Chicco Jerikho didapuk menjadi salah satu juri yang punya latar belakang pemain film. Selain Chicco, ada seorang Sutradara Anggy Umbara, Aktris yang juga juri rutin ajang Police Movie Festival  Prisia Nasution, seorang Animator Faza Meonk, Praktisi Perfilman Akhlis Suryapati, Aktivis religi Imam Addaruqutni, serta Brigjen Polisi Napoleon Bonaparte (perwakilan Polri) juga dipercaya untuk mengkurasi film terpilih.

Chicco menilai, festival film yang berhasil menyaring 10 finalis dari 410 peserta ini menjadi indikator masa depan cerah perfilman nasional. Dia juga berharap Police Movie Festival menjadi ajang regenerasi para sineas.

“Ini tahun pertama saya ikut Police Movie Festival, kebanggaan juga bisa ikut di sini, dan menurut saya ini ajang yang baik karena dapat meningkatkan apresiasi terhadap film dan bisa regenarasi aktor biar enggak itu-itu aja,” ujar Chicco dalam acara press conference Police Movie Festival 2018 di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu malam (23/6).

Pada kesempatan yang sama, sutradara yang pernah berpengalaman menjadi sutradara film pendek, Anggy Umbara juga mengapresiasi para peserta yang berhasil masuk dalam 10 besar finalis di festival film yang sudah memasuki tahun kelima ini. Prediksinya, para finalis yang terpilih bisa menjadi sineas berkualitas.

Inilah Para Nominator pada Awarding Night Ajang Police Movie Festival 2018 di Ballrom Djakarta Theatre

“Kita lihat pemenang-pemenang tahun lalu pun ikut hadir, dan production value juga menentukan keseriusannya, dari sinematografi, artistik, audio, editing, jadi 10 besar ini udah yang terbaik. Bisa dibilang, mereka ini calon big player untuk perfilman Indonesia 10 tahun ke depan,” jelasnya antusias.

Diketahui, Police Movie Festival 2018 yang memasuki tahun kelima penyelenggaraannya ini merupakan ajang kompetisi bagi film pendek dan animasi. Acara tersebut adalah wujud kepedulian Polri terhadap pertumbuhan industri kreatif di Indonesia.

Festival film yang berhasil menyaring 10 finalis dari 410 peserta ini menjadi indikator masa depan cerah perfilman nasional, serta menjadi ajang regenerasi para sineas.

Indro ‘Warkop’ Raih Lifetime Achievement Award pada Police Movie Festival 2018

Aktor dan komedian Indro Warkop dianugerahi penghargaan Lifetime Achievement Award, dalam pagelaran Police Movie Festival 2018 yang digelar di Ballroom Djakarta Theater malam ini.

Usai menerima langsung penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakapolri, Komjen Polisi Syafruddin ini, Indro pun mengungkapkan rasa syukurnya atas apresiasi dari pihak Polri tersebut.

“Saya harus jujur karena ini di depan polisi ya. Jujur aja, saya baru tahu ada Police Movie Award, dan tiba-tiba saya dapat (penghargaan) lagi,” kata Indro di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, pada hari Sabtu (23/6).

Indro mengaku heran atas penghargaan itu. Selain tidak mengetahui adanya acara ini, dia pun merasa tak pernah ikut andil di dalamnya. Oleh karena itu, dia pun merasa curiga atas apa yang diberikan kepadanya tersebut.

“Jadi saya khawatir ini KKN gaya baru,” seloroh Indro disambut tawa hadirin.

Indro pun sedikit menceritakan tentang sosok ayahnya yang ternyata merupakan personel Bhayangkara dan sempat menjabat sebagai Kepala Dinas Pengawas Keselamatan Negara (DPKN) pertama sejak lembaga itu dibentuk.

Dalam jabatannya itu, sang ayah pun sempat membentuk badan bernama BKAK, yang diakui Indro jauh lebih tenar dari nama besar Warkop DKI pada masanya. Tak lupa, rekan segrup almarhum Dono dan Kasino itu juga mengutarakan apresiasinya pada lembaga Polri, yang saat ini dinilainya sudah lebih baik dari era-era sebelumnya.

“Semua orang boleh memiliki polisi, boleh mengkritik, boleh memberikan input dan itulah polisi yang kita idam-idamkan,” kata Indro.

Alhamdulillah dan terima kasih sekali lagi semuanya. Jayalah film nasional, jayalah Polri dan ini milik kita semua. Mari kita kuatkan film nasional dan mari kita kuatkan kepolisian agar bisa jadi milik kita semua,” tutupnya disambut tepuk tangan para tamu yang hadir.

Puncak Awarding Night Ajang Police Movie Festival 2018 Gelar Film Pendek Terbaik yang Diraih Polres Bitung

 

Sementara itu, film animasi ‘Time’ oleh Luwdo Animation terpilih sebagai pemenang kategori animasi pada Police Movie Festival 2018 disusul ‘Pacarku’ oleh Musang Putih Animation dan ‘Kisah Sore Ini’ oleh Light Production.

Dan untuk kategori film pendek, pemenangnya jatuh kepada film berjudul ‘Humanis?’ oleh Polres Bitung, dan disusul berturut-turut dengan film ‘Persepsi’ oleh Satlantas Polres Aceh Besar dan ‘Sebuah Jawaban’ oleh JC Production.

You may also like

Leave a Comment