Home Lifestyle Festival Imlek dan Cap Go Meh 2018 di Singkawang Raih 4 Rekor MURI

Festival Imlek dan Cap Go Meh 2018 di Singkawang Raih 4 Rekor MURI

written by Admin March 1, 2018
Festival Imlek dan Cap Go Meh 2018 di Singkawang Raih 4 Rekor MURI

Festival Imlek dan Cap Go Meh 2018 di Singkawang berbuah manis. Ada 4 rekor MURI yang ditorehkan dalam penyelenggaraan festival tahun ini. Seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan Imlek dan Cap Go Meh Singkawang tahun ini kembali dimeriahkan oleh pemecahan rekor. Khusus untuk tahun ini, ada 4 rekor MURI yang didapat.

“Ada 4 rekor, lampion terbanyak, gerbang Cap Go Meh terbesar, Tatung terbanyak dan replika naga terbanyak,” ujar perwakilan dari pihak MURI, Andre usai menyerahkan penghargaan di Gedung Serba Guna STIE Mulia Singkawang, Kalimantan Barat, Rabu (28/2).

Diungkapkan oleh Andre, ketiga rekor yang ada merupakan rekor lama yang kembali dipecahkan. Rekor yang terbaru adalah Gerbang Cap Go Meh terbesar.

“Karena mereka mengalahkan rekor mereka sendiri kecuali yang gerbang Cap Go Meh,” pungkas Andre.

Turut hadir di lokasi, Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie juga menyatakan apresiasinya bagi segenap panitia dan pihak yang terlibat dalam Festival Imlek dan Cap Go Meh tahun ini. Dijelaskan juga olehnya, bahwa event ini sudah berkelas internasional.

“Acara Cap Go Meh ini sudah jadi event internasional. Festival Imlek dan Cap Go Meh ini juga sudah beberapa kali dapat MURI,” ujar Tjhai Chui Mie.

Seterusnya, Tjhai Chui Mie mengimbau seluruh masyarakat Singkawang untuk menyukseskan festival tahun ini. Ia pun menggaris bawahi untuk melestarikan budaya Indonesia sebagai atraksi budaya yang menarik minat wisatawan asing.

“Budaya di Indonesia khususnya Singkawang perlu kita lestarikan. Agar orang dari luar negeri dapat berkunjung ke kota Singkawang. Sesuai visi misi kami, Singkawang sebagai kota pariwisata,” tutup Tjhai Chui Mie.

Wisatawan juga terlihat tertarik dengan karakter unik 9 replika naga dengan warna berbeda. Naga berwarna emas memiliki ukuran 0,85 x 60 meter dengan 19 ruas, lalu naga hijau 0,85 x 56 meter dengan 17 ruas. Tiga naga warna merah, perak, kuning, berukuran 0,75 x 48 meter dengan jumlah 15 ruas. Naga biru dan abu-abu berukuran 0,65 x 36 meter dengan 11 ruas. Lalu, naga pink 0,55 x 28 meter dengan 9 ruas.

“Festival Cap Go Meh ini menjadi fenomena. Banyaknya rekor MURI yang tercipta itu fantastis. Festival ini selalu menarik. Singkawang memang mempesona. Selain festival ini, Singkawang juga banyak memiliki destinasi yang menarik, jadi silahkan kunjungi Singkawang untuk liburan,” jelas Deputi Pemasaran I Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana yang didampingi Kepala Bidang Pemasaran Area III, Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar, Sapto Haryono.

Selain Festival Cap Go Meh sebagai daya tarik utama, wisatawan juga bisa merasakan eksotisme lain. Ada beberapa destinasi yang menarik, seperti Pantai Pasir Panjang, Pantai Kura-Kura, juga Rindu Alam. Bila ingin suasana lain Taman Cinta Waterboom dan Mimi Land Beach bisa menjadi alternatif lain. Untuk menjangkau destinasi itu juga bukan kendala karena transportasinya mudah.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun memberikan apresiasi atas berbagai capaian Festival Cap Go Meh. Festival ini menjadi destinasi pariwisata yang sangat menarik.

“Rekor-rekor MURI itu menjadi bukti betapa berkualitasnya Festival Cap Go Meh. Level mereka memang dunia. Singkawang juga memberi banyak pilihan bagi wisatawan dengan eksotismenya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Festival Imlek dan Cap Go Meh Singkawang akan dimeriahkan oleh 20.607 lampion nanti malam dan 1038 tatung pada puncak perayaan Cap Go Meh 2018.

You may also like

Leave a Comment