Home Nusantara Pesona Pangkalpinang yang Selalu Terkenang

Pesona Pangkalpinang yang Selalu Terkenang

written by Admin February 9, 2018
Pesona Pangkalpinang yang Selalu Terkenang

Sudah cukup lama Pulau Bangka & Belitung dianggap sebagai salah satu destinasi wisata dengan panoramanya yang indah. Pulau ini pun sudah sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu diakui keindahan alamnya, terutama pesisir pantai dan mendapatkan predikat sebagai ‘Balinya Sumatera’.

Sekarang ini, panorama alam dari Pulau Bangka & Belitung bahkan sudah sampai ke telinga masyarakat dunia. Kehadiran Pulau Bangka & Belitung saat ini sudah layak disejajarkan dengan Bali sebagai salah satu penyumbang devisa negara dari sektor pariwisata.

Kota utama yang menyambut para wisatawan baik nusantara maupun mancanegara hadir di Pulau Bangka & Belitung, adalah kota Pangkalpinang. Sebuah ibukota provinsi yang kecil ukurannya, tetapi punya peranan cukup besar dalam mempesona para wisatawan yang datang ke sana.

Pesona Pangkalpinang tidak akan pernah cukup untuk dinikmati, apalagi kalau hanya punya waktu 1 hari saja. Dijamin waktunya akan dirasa kurang cukup untuk menjelajahi dan menikmati  keindahan segala destinasi wisata di Pangkalpinang ini.

Peta Wisata Kota Pangkalpinang (Foto : http://www.wonderfulpangkalpinang.info)

Kota Pangkalpinang cukup mampu memukau dengan wisata alam, wisata sejarah, wisata religi dan juga wisata kulinernya. Kesiapan kota Pangkalpinang menjadi tujuan wisata dibuktikan bukan hanya dengan potensi pariwisatanya tetapi juga dengan keberadaan banyak penginapan yang cukup memudahkan setiap wisatawan yang datang.

Perjalanan Menikmati Pesona Pangkalpinang

Sebelum bisa menikmati perjalanan di Pangkalpinang, tentu kita harus tahu terlebih dahulu, bandara yang ada di kota Pangkalpinang yaitu Bandara Depati Amir. Ada beberapa maskapai yang melayani penerbangan menuju ke Bandara Depati Amir ini, seperti Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air, NAM Air, Wings Air dan Lion Air.

Sesaat setelah sampai di Bandara Depati Amir di kota Pangkalpinang. Pertanyaan setiap wisatawan yang baru pertama kali menginjakkan kakinya di kota ini, tentunya langsung tertuju kepada bagaimana caranya bisa keluar dari Bandara untuk kemudian menuju ke alamat penginapan atau ke pusat kota Pangkalpinang.

Terminal Baru Bandara Depati Amir (Foto : www.radarbangka.co.id/)

Tidak perlu khawatir, karena di bandara yang terletak agak sedikit di luar pusat kota Pangkalpinang ini, tersedia beberapa moda transportasi umum menuju ke pusat kota. Beberapa perusahaan yang menyediakan jasa transportasi di bandara Depati Amir ini antara lain PT Pangkalpinang Abadi Sakti (PAS), Trac Astra Rent A Car, Koperasi Bintang Kejora, Travel Karya Mandiri, Perum Damri, FD Trans Travel serta ada juga layanan taksi umum.

Jasa transportasi ini melayani beragam tujuan seperti Pangkalpinang, Sungailiat, Belinyu, Muntok Bangka Barat dan juga Koba Bangka Tengah, sehingga cukup memudahkan bagi wisatawan nusantara dan mancanegara yang ingin berkunjung ke destinasi wisata lainnya yang tersebar di Bangka & Belitung.

Terkait akomodasi yang tersedia di kota Pangkalpinang, ada berbagai varian harga dari mulai yang termurah sampai yang lumayan mahal. Kategorinya pun bisa dipilih dari yang hotel kelas melati sampai hotel-hotel berbintang, semuanya tersedia.

Sebagai salah satu kota penting di provinsi Bangka & Belitung, kota Pangkalpinang ini tentulah punya daya tariknya tersendiri. Khususnya daya tarik wisatanya yang istimewa, seperti salah satunya adalah Museum Timah, yang merupakan Museum Timah satu-satunya yang ada di Asia.

Museum Timah Indonesia di Pangkalpinang (Foto : http://www.indonesia-tourism.com/)

Museum Timah ini, terletak di Jalan Ahmad Yani no. 179, Pangkalpinang. Cukup mudah menandainya, karena di pintu masuknya saja, para pengunjung akan disambut dengan sebuah lokomotif kuno yang pada masa jayanya dulu selalu digunakan untuk mengangkut pasir-pasir timah.

Di dalam museum ini tersaji berbagai informasi terkait sejarah penambangan timah di Pulau Bangka dan asal usulnya sebagai penghasil timah terbesar di dunia sejak masa penjajahan Belanda hingga saat ini. Tersusun rapi berbagai alat-alat penambangan dari zaman penjajahan dulu sampai yang terbaru dapat ditemukan di dalam museum yang bangunannya masih bergaya bangunan kuno zaman kolonial Belanda ini.

Setelah menyerap banyak informasi dari Museum Timah, destinasi berikutnya yang tidak kalah pentingnya adalah Alun-Alun Taman Merdeka. Alun-alun yang berada tepat di titik nol kilometer ini, merupakan lokasi yang sangat penting bagi masyarakat Pangkalpinang bahkan Bangka, karena di masa lalu, Alun-alun ini pernah dijadikan sebagai lapangan bermain sepakbola antar kampong-kampung di Pulau Bangka.

Alun-Alun Taman Merdeka di kota Pangkalpinang (Foto : https://wisatalengkap.com)

Kawasan Alun-Alun Taman Merdeka di kota Pangkalpinang ini selalu ramai baik pada siang maupun malam hari, karena selalu dijadikan tempat berkumpul sambil bersantai keluarga-keluarga dan anak-anak muda. Sedangkan saat akhir pekan atau hari libur biasanya kawasan ini ramai dengan orang-orang yang berolahraga.

Dan bila membicarakan Pulau Bangka, termasuk membicarakan kota Pangkalpinang, tak lengkap rasanya bila tidak membahas salah satu potensi wisata terbaiknya, yaitu wisata pantai yang indah. Salah satu pantai terindah dan unik di Pulau Bangka kebetulan berada di kota Pangkalpinang, namanya Pantai Pasir Padi.

Keindahan pantai berpasir putih ini sungguh tiada duanya, sehingga tidak mengherankan banyak masyarakat tua, muda hingga wisatawan domestik dan mancanegara yang rela menghabiskan waktu liburannya di Pantai Pasir Padi. Selain indah, pantai yang menghadap ke Laut Cina Selatan ini juga memiliki keunikan dari tekstur pasirnya yang padat, sehingga memungkinkan kendaraan roda dua bahkan roda empat berjalan dengan aman hingga ke pinggir pantainya.

Pantai Pasir Padi di Pangkalpinang (Foto : http://www.indonesia-tourism.com/)

Pesona Pangkapinang Terasa Sampai ke Lidah

Pesona Pangkalpinang tidak hanya memanjakan mata dengan keindahan alamnya dan memanjakan hati dengan keramahan masyarakatnya tetapi tentunya juga mampu memanjakan lidah dengan kulinernya.

Kuliner khas kota Pangkalpinang yang sangat direkomendasikan ada 2, yaitu Lempah Darat dan Lempah Kuning. 2 masakan yang sangat khas baik itu rasa, bahan baku bahkan sampai filosofinya.

Lempah Kuning Khas Pangkalpinang

Lempah Darat atau Lempah Bumbu Tiga (Terasi atau Belacan, Cabe Rawit dan Garam sebagai bumbu) dijadikan sebagai lauk pauk pelengkap. Sangat cocok untuk dihidangkan bersama nasi pada siang hari dan dimakan bersama-sama. Dari bumbu yang digunakan dengan komposisi tiga bahan (terasi, cabe rawit dan garam) menggambarkan bahwa masyarakat Pangkalpinang Bangka Belitung adalah masyarakat yang praktis serta tidak rumit, sangat menghargai waktu, hemat dan ekonomis.

Lempah Kuning merupakan makanan yang khas dan menjadi makanan utama dalam keluarga dan masyarakat. Tak hanya menjadi menu umum sehari-hari, Lempah Kuning sering kali disajikan sebagai makanan utama dalam upacara adat dan keagamaan.

Dalam tradisi masyarakat Pangkalpinang yang disebut Sepintu Sedulang (bermakna segala sesuatu dikerjakan secara bersama-sama), biasanya sebelum melakukan suatu pekerjaan atau hajatan besar atau setelah bekerja bersama, Lempah Kuning menjadi salah satu menu lauk pauk utama yang disajikan dan dimakan bersama-sama.

Cita rasa masakan khas Pangkalpinang inilah yang akan membuat siapa saja wisatawan yang datang bekunjung ke Pangkalpinang dan mencicipi masakan khas kota ini akan merasakan kerinduan yang mendalam setibanya di daerah ataupun negara asalnya.

You may also like

Leave a Comment