Home Nusantara Total 42 Industri Pariwisata Indonesia Partisipasi pada Travel Exchange ATF 2018

Total 42 Industri Pariwisata Indonesia Partisipasi pada Travel Exchange ATF 2018

written by Admin January 26, 2018
Total 42 Industri Pariwisata Indonesia Partisipasi pada Travel Exchange ATF 2018

Salah satu rangkaian penting dari ATF 2018 adalah Travel Exchange (Travex) ATF, selain tentunya ASEAN Tourism Conference, ASEAN National Tourism Organizations (NTOs) Meetings, ASEAN Tourism Ministers Meetings, dan Meetings of the three ASEAN Travel Trade Associations.

Dalam kegiatan Travel Exchange (Travex) ATF yang berlangsung di Chiang Mai International Exhibition and Convention Center pada 22-26 Januari 2018, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memfasilitasi sebanyak 42 industri pariwisata dari berbagai destinasi unggulan di Tanah Air untuk berpartifikasi di pameran dan bursa pariwisata terbesar di ASEAN tersebut.

Selain itu, Visit Wonderful Indonesia 2018 pun menjadi bahan yang akan diangkat dalam  pembahasan tingkat menteri ASEAN. Semuanya lengkap dipromosikan bersama Calendar of Event Wonderful Indonesia (CoE WI) 2018 serta persiapan paket tour di masing-masing destinasi yang dikemas dalam paket tour Visit Indonesia Wonderful Indonesia (VIWI) 2018.

“Kita sudah menyiapkan CoE WI dan paket tour VIWI 2018  yang ada di 19 destinasi unggulan yang paling siap dalam mendatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya.

Sebanyak 19 destinasi tersebut tersebar di Sumatera (Medan/Danau Toba, Batam, Belitung, Padang, dan Pelembang); Pulau Jawa (Jakarta, Bandung, Borobudur/Yogyakarta,Solo, Subaya-Bromo-Tengger, dan Banyuwangi); Kalimantan (Balikpapan); Bali, Nusa Tenggara Barat (Lombok); Sulawesi (Makassar/Wakatobi dan Manado);  dan Papua Barat (Raja Ampat).

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, I Gde Pitana mengatakan, 42 industri full delegate dari destinasi unggulan di Indonesia ini mereka akan menawarkan paket-paket wisata kepada para buyers yang datang dari seluruh dunia.

“Kita juga mempromosikan event besar Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang berikut paket-paket wisata ke destinasi unggulan di Tanah Air,” kata I Gde Pitana.

I Gde Pitana memaparkan, paviliun Indonesia seluas 182 m2 (21 booth) di Travex ATF Chiang Mai Thailand kali ini lebih menonjolkan Pelayanan Informasi Pariwisata dan ASIAN Games 2018. Peserta yang bergabung pada booth Indonesia terdiri dari travel agent/travel operator, hoteliers, dan atraksi minat khusus, serta Dinas Kebudayaan & Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan.

Plt Asisten Deputi Zona II Regional III Kemenpar, Rizki Handayani mengatakan, para pelaku bisnis pariwisata Indonesia mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan 350 buyer potensial dari kawasan ASEAN dan seluruh dunia. Dalam pertemuan bisnis tersebut diharapkan akan terjadi transaksi bisnis berupa penjualan paket wisata sebagai upaya mendatangkan wisman ke Indonesia yang tahun ini mentargetkan 17 juta wisman.

Event ATF Chiang Mai kita manfaatkan sebagai ajang untuk mempromosikan VIWI 2018 lengkap dengan Calendar of Event Wonderful Indonesia (CoE WI) 2018; di antaranya event besar Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang,” kata Rizki Handayani.

Industri tour & travel, Industri atraksi, hotel, resort, dan DMO, kata Rizki, akan intens melakukan promosi dan melakukan pertemuan bisnis dengan para buyers yang datang dari seluruh dunia.

“Kita akan giring Baht Thailand dikeluarkan di Indonesia. Giring Yen Jepang keluar di Indonesia. Karena dengan seperti itu, masyarakat kita akan semakin makmur dan pembangunan kita semakin bagus, rakyat pun jadi sejahtera,” ungkapnya.

Pada Travex ATF 2017 di Singapura tahun lalu, para pelaku bisnis pariwisata Indonesia mendapatkan kesempatan melakukan 158 appoinment dengan para buyers potensial dengan menghasilkan 161.548 pax senilai Rp223,3 miliar. Diharapkan, jumlah transaksi yang terjadi tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya.

ATF 2018 kali ini disemarakan dengan penyelenggaraan ASEAN Gastronomy Conference dan ASEAN Tourism Award dengan kategori;  ASEAN Green Hotel Standard Award; ASEAN MICE Venue Standard Award; ASEAN Clean Tourist City Standard Award; dan ASEAN Sustainable Tourism Award yang diikuti oleh 10 negara anggota ASEAN termasuk Indonesia.

You may also like

Leave a Comment